Kenali Gejala & Pencegahan Nyeri Sendi untuk Kesehatan Sendimu

Kenali-Gejala-&-Pencegahan-Nyeri-Sendi-untuk-Kesehatan-Sendimu
Foto dari Canva

Kekuatan tulang dan sendi akan semakin berkurang seiring bertambahnya usia yang mengakibatkan kita rentan dengan berbagai nyeri. Terlepas dari usia muda maupun tua, tentu nyeri akan tetap terjadi. Namun akan lebih sulit menyembuhkan nyeri sendiri pada usia lanjut. Dalam beberapa kasus, kondisi nyeri sendi yang dialami kadang mengharuskan kita untuk menemui dokter atau mengunjungi klinik ortopedi RSPI di Jakarta khususnya untuk melakukan konsultasi atau pengobatan. Sebelum ini terjadi, waspadai gejala berikut agar pertolongan pertama bisa dilakukan, yakni:

1. Rasa sakit pada sendi

Sakit pada sendi merupakan gejala radang sendi yang paling lazim dialami penderita. Rasa sakit ini cukup intens dan dapat berlangsung pada waktu yang lama hingga tiga hari atau lebih hingga membuat penderita sulit bergerak.

2. Area di sekitar sendi bengkak dan memerah

Setelah rasa sakit pada sendi, gejala umum radang sendi lainnya adalah timbulnya pembengkakan. Hal ini ditandai dengan area di sekitar sendi membesar dari biasanya. Kemudian pembengkakan ini juga disertai dengan rasa nyeri, kaku, dan hangat di bagian sendi tersebut.  Selain itu, muncul kemerahan pada kulit di area sendi yang membengkak atau sakit. Namun kita juga harus memastikan ke dokter apabila kemerahan tersebut merupakan bagian dari gejala radang sendi tersebut dan kemunculannya diserta dengan gejala lain.

3. Sendi terasa kaku

Peradangan yang terjadi di bagian sendi bisa membuat sendi terasa kaku. Kondisi seperti ini jelas bisa sangat mengganggu. Anda pun akan merasa kesulitan untuk menggerakkan persendian.

4. Demam

Selain gejala-gejala di atas, hal lain yang bisa muncul adalah demam yang tidak disertai dengan gejala flu lainnya.

Setelah itu, kita bisa melalukan berbagai tips untuk mencegah nyeri sendi seperti:

1. Menjaga pola makan

Menjaga pola makan berarti mengatur apa yang dikonsumsi. Mengonsumsi makanan yang tidak sehat akan meningkatkan risiko radang sendi. Oleh karena itu, penting untuk selalu mengonsumsi makanan sehat dan jika perlu ditambahkan dengan antioksidan yang baik untuk mengurangi peradangan dalam tubuh. Kita juga bisa mengonsumsi asam lemak seperti asam lemak omega 3 baik dari makanan maupun suplemen

2. Menurunkan berat badan

Menjaga berat badan ideal penting bagi kesehatan dan khususnya sendi. Berat badan berlebih dapat membebani tulang dan sendi sehingga orang dengan obesitas cenderung lebih rentan mengalami radang sendi. Oleh karena itu, turunkan berat badan dengan pola makan sehat dengan mengganti karbohidrat biasa ke kompleks, mengurangi gula, dan memperbaiki sumber kalori dari telur, daging, sayur dan buah.

3. Rutin berolahraga

Rutin berolahraga tidak hanya membuat tubuh menjadi bugar tapi juga mampu menjaga kesehatan tulang dan sendi. Namun tidak semua olahraga baik bagi tulang dan sendi. Pilih jenis olahraga yang tidak terlalu membebani tulang dan sendi dan bagus untuk menjaga kelenturan sendi seperti bersepeda dan berenang.

Kenali gejala radang sendi seperti yang disebutkan di atas dan pastikan untuk memeriksakannya ke dokter untuk mengetahui penyebab dan pengobatan yang tepat. Radang sendi mungkin tidak bisa diobati sepenuhnya. Akan tetapi, radang sendi masih bisa dicegah dengan menerapkan cara-cara di atas dan konsisten menjalani pola hidup sehat. Semoga membantu!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.